Keren! Guangzhou Berhasil Uji Coba Taksi Drone Menyusul Dubai

oleh
Berita Unik

Berita Unik – Teknologi drone sudah menjadi tren yang sedang ramai dibahas dan dibuat oleh beberapa negara. Tujuannya sudah pasti untuk kepentingan komersial yaitu taksi drone atau taksi terbang yang dapat digunakan oleh masyarakat umum yang ingin berpergian melalui transportasi udara.

Hal ini pertama kali dilakukan oleh salah satu kota besar di United Arab Emirates yaitu Dubai. Melalui Dubai Road and Transport Authority (RTA) yang telah berhasil menguji coba taksi terbang untuk pertama kalinya pada Senin 25 September 2017.

Kemudian disusul oleh Produsen drone asal Guangzhou, EHang, yang berhasil menguji coba taksi drone terbarunya yaitu EHang 184. Melalui YouTube, mereka merilis video yang menunjukan drone bermotor empat itu sedang bermanuver pada kecepatan 130 kilometer per jam.

Baru sekali EHang mempublikasi hasil uji coba terbangnya bersama manusia. Video ini adalah bukti, apa yang mereka lakukan selama empat tahun terakhir tidak berakhir sia-sia.

Dalam video terlihat seorang pengendara memasuki drone, mengatur rute perjalanan menggunakan monitor, dan langsung lepas landas dengan otomatis. Uji coba dilakukan berulang kali pada kondisi yang bervariasi; panas, berkabut, gelap, dan berangin kencang.

Terdapat dua prototipe yang baru saja diuji coba EHang, yakni: drone berkursi satu dan drone berkursi dua. Ini dilakukan sebagai persiapan World Government Summit di Dubai akhir bulan ini. Di acara tersebut EHang 184 akan unjuk terbang di depan para pemimpin negara dari seluruh dunia.

Uji coba EHang itu terbilang mulus dan lancar. Ia berhasil terbang vertikal setinggi 300 meter dengan membawa beban 250 kilogram. Drone berjenis quadcopter itu sanggup menuntaskan area jelajah sejauh 15 kilometer dengan kecepatan maksimal 130 kilometer per jam.

“Uji coba dengan manusia menunjukan keselamatan dan kestabilan kendaraan ini,” ujar Hu Huazhi, CEO EHang.

EHang adalah drone bertenaga listrik. Dengan kekuatan baterai penuh, ia sanggup mengudara tanpa jeda selama 23 menit.

Baca Juga : Canggih! Rusia Ciptakan Motor Terbang Untuk Komersial

EHang termasuk kendaraan otonom yang dikendalikan jarak jauh menggunakan sistem komputasi. Kendaraan ini lepas landas, terbang, dan mendarat mengikuti rute yang diinput penumpang dari gadget.

Sistem komputasi EHang dijalankan dari pusat komando. Dalam penerbangan normal, instalasi ini mirip dengan menara pengontrol lalu lintas udara (ATC) yang terpasang di tiap-tiap bandara.

EHang adalah drone transportasi kedua yang berhasil melakukan uji coba bersama manusia. Sebelumnya, Pemerintah Uni Emirat Arab melalui Dubai Road and Transport Authority (RTA) berhasil menguji coba taksi terbang untuk pertama kalinya pada Senin 25 September 2017 silam.

Taksi ini dibuat oleh perusahaan aviasi asal Jerman, Volocopter. Kendaraan berkursi dua itu terbang selama 5 menit hingga ketinggian 200 meter di hadapan Putra Mahkota Dubai Sheikh Hamdan bin Mohammed.

Baca Juga : Canggih! Motor Ini Tak Jatuh Dan Bisa Jalan Sendiri Ikuti Pengendaranya

Pada uji perdananya, drone berotor 18 ini tidak dikemudikan langsung oleh pilot. Ia dikendalikan dari jarak jauh oleh seorang operator mengunakan aplikasi yang terhubung dengan remot pengendali.

Pemerintah Dubai menyebut kendaraan ini taksi udara otonom (AAT). Kendaraan ini memiliki 8 sistem baterai mandiri yang mampu membawanya terbang selama 30 menit pada kecepatan 48 kilometer per jam.

Sumber

ENJOYQQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *